Skip to content

.: dream world :.

You Can Buy Gucci But You Can't By Style

;Status lu kok ngiklanin Pocari Sweat trus?”

Kerja di pocarisweat ya, Ri?”

Promosi terus, Ri…

Mungkin pertanyaan atau pernyataan diatas seringkali saya dengar setelah mengikuti sebuah game online. Berawal dari sebuah post di home saya, tertera sebuah link dari seorang teman FB yang nge-post ini. Awalnya saya pengen coba-coba aja, dan pikirnya ini pasti game “ra mutu” [ga mutu] yang biasa dan norak. Bahkan sempat 1-2 hari saya lupa game ini. Tetapi, ternyata saya salah…game ini ternyata sangat norak. Liat aja screen shoot berikut

Sungguh kocak menurut saya, tidak seperti game-game yang biasa saya temui yang biasanya menggunakan flash atau perlu spech komputer yang tinggi. Hanya perlu sebuah koneksi yang “lumayan” untuk memainkan game ini. Ternyata, setelah diselidiki, game ini adalah salah satu promosi minuman pengganti ion tubuh yang sering kita denger iklannya di TV, Pocari Sweat.
Selain promosi, tentunya ada tujuan lain. Pihak Pocari Sweat sepertinya gencar untuk mengedukasikan kepada masyarakat luas, betapa bahayanya dehidrasi tersebut. Setiap saat, setiap waktu kita bisa saja kehilangan cairan ion tubuh.
Game ini berkisahkan sebuah kota imajinasi, bernama IONOPOLIS, yang kabarnya diserang makhluk-makhluk jahat [yang selanjutnya kita beri nama monster] penyebab dehidrasi. Pocarian, julukan bagi pemain game ini, akan bertugas membasmi monster tersebut dengan cara serang yang unik. Nantinya, pocarian akan mendapatkan point, semakin banyak point, semakin besar peluang mendapatkan hadiah yang sangat menggiurkan, setidaknya buat saya.

Gimana seh cara maennya?

Setelah mendaftar, cukup dihubungkan dengan akun FB/Twitter kita. Nantinya kita akan memilih monster yang akan kita lawan. Total ada 13 monster di 6 tempat yang berbeda-beda. Uniknya, monster-monster yang kita lawan merupakan perwujudan dari benda-benda yang sering kita lihat sehari-hari. Kalo mungkin di game lain ada Health Points, disini juga ada yang namanya Hydration Meter, yaitu pengukur tingkat hidrasi kita. Jika sudah 0%, artinya kita ga bisa lawan monster lagi jika tidak di recharge. Ada beberapa cara serang yang digunakan :
  1. SHOUT ROULETTE, jika sudah terhubung dengan akun FB/Twitter, kita bisa menggunakan cara ini. Tinggal tekan SHOUT, maka status update atau tweet kita akan diisi oleh aplikasi dari Ionopolis. Cara ini lebih sering dianggap spam, karena “mengotori” timeline kita di FB/Twitter. Tapi, bagi saya, cara ini yang “menjerumuskan” saya ke dalam game ini.
  2. FOURSQUARE CHECK-IN, jika anda bisa menggunakan akun foursquare, bisa digunakan cara ini. Tinggal check-in ke tempat dengan kategori tempat dan shout yang sudah ditentukan, pocarian bisa mendapatkan 10 point dari cara ini. Hanya saja, cara ini maupun shout roulette hanya bisa digunakan sehari sekali. Jadi butuh waktu yang lama untuk membasmi monster jika mengandalkan cara ini.
  3. TRIVIA FIGHT, salah satu cara yang aku suka. Disini kita akan disuguhi pertanyaan mengenai dehidrasi, pengetahuan umum, dan tak kalah menarik, hitung-hitungan jg ada disini. Liat aja salah satu contoh soalnya :

    Atau mau coba soal hitung-hitungan??

  4. IONOGAME, cara ini cara yang paling “dibenci” pocarian, karena perlu flash player dan koneksi yang lumayan. Jika tidak, hydration meter kita akan berkurang 50% dengan sia-sia. Cara mainnya pun lumayan sulit, perlu ingatan yang cukup kuat. Saran seh, minum suplemen penguat daya ingat dulu sebelum pakai cara ini. :D
  5. MINIGAME, hampir serupa tapi tak sama dengan ionogame, cara ini juga lumayan sulit. Sebenarnya game ini terpisah dari game ionopolis, tetapi untuk mendapatkan point di ionopolis, kita harus mendapatkan point minimal 28.000 agar bisa mengalahkan monster Inti dari minigame adalah mengarahkan Pocariman untuk mencari orang-orang yang dehidrasi dengan tombol keyboard, kemudian akan disuguhi pertanyaan, point yang dikumpulkan dari pertanyaan tersebut harus melebihi 28.000.

Kalo cara serang, cuman ada 6 seperti diatas. Tapi, untuk mendapatkan point, masih berbagai banyak cara, seperti :

  • QR CODE, atau Quick Response bentuk evolusi kode batang dari satu dimensi menjadi dua dimensi (Wikipedia). Ada beberapa QR code yang nantinya jika di decode akan menuju sebuah link yang point kita bisa langsung bertambah, seperti QR code yang ada di daerah Pancoran, Jakarta.
  • Kuis dadakan #ionopolis, biasanya kuis ini diberikan jika kita terus memantau wall FB/Twitter Pocari ID, di sini atau di sini.

    Salah satu kuis dadakan

  • Kuis prambors FM, mengingat salah satu pendukung acara ini, maka biasanya penyiar radio prambors FM akan sesekali memberikan link pertanyaan yang akan menambah point kita.
  • Referal, mirip seperti MLM, sapa yang mengajak, dia yang dapat point. Bila kita mengajak teman kita untuk ikut game ini melalui link referal kita, maka kita akan mendapatkan bonus 35 point, lumayan kan??
  • Cheer, nah disini point pentingnya. Saya mengira-ngira, 80% dari point saya berasal dari cheer. Apa itu cheer?? Cheer adalah perayaan kemenangan setelah kita membasmi monster. Nantinya, jika kita membasmi 1 monster, kita dapat 1 link. Kita sebarkan link itu ke temen-temen kita. Jika satu link diklik 1 orang, kita dapat tambahan 5 point. Karena ada 13 monster, berarti ada 13 link. Nah, artinya, jika 1 orang ng-cheer semua link, artinya kita dapat tambahan 65 point, sangat lumayan….

Kalo kita sudah dapet point gede, terus hadiahnya apa?

Ini dia…..nantinya setiap 2 minggu, akan dipilih 3 besar yang akan memenangkan hadiah berupa Ipod Shuffle 2GB. Tentunya yang sudah pernah mendapatkan ipod shuffle, tidak bisa mendapatkan lagi 2 minggu kemudian. Denger-denger, cuman ada 4 periode, yang artinya akan berakhir 16 Desember besok. Jadi, sangat disayangkan sekali jika ada teman2 yang baru bergabung, tapi ga ada yang ga mungkin. Sapa tau ternyata kamu seorang artis yang bisa mendapatkan 1000 referal dalam sekejap.

Nantinya, akan dipilih 100 besar, dan akan menjalani tantangan selanjutnya. Seperti apa itu? Saya juga belum tahu pasti. Kabarnya, pocarian akan membuat komik, dengan menggabungkan foto sendiri dengan foto yang diberikan oleh Pocari Sweat. Selanjutnya, akan disaring menjadi 10 besar yang berhak menerima hadiah IPOD NANO dan voucher gramedia senilai Rp.1.000.000, apa ga lumayan tuh?

Setelah 10 besar, akan disaring kembali menjadi 2 besar. Hadiahnya? JALAN-JALAN ke JEPANG!!! Sapa yang tidak mau?

Kalo saya sendiri, baru-baru ini berhasil menjadi 3 besar dalam periode 3. Dan..tarararara…..
Senin lalu, IPOD super duper imut udah datang…. Asyikkkk….


Bener-bener dewi fortuna sedang disampingku. Dengan adanya ipod ini, saya baru tau, ternyata masukin lagu ke si-ipod lumayan rumit. But, seumur-umur baru kali ini dapet ipod gratisan.

Kurang dari 24 jam akan diumumkan pemenang periode 4. Selanjutnya akan dipilih 100 besar. Doakan ya teman…

Bisa ke Jepang ga ya??

Berawal dari sebuah post dari seorang teman di FB, yang intinya ada sebuah kontroversi terbaru lagi mengenai lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila, saya pun jadi tertarik untuk membahas. Saya kemudian search di google, dan menemukan berbagai macam artikel mengenai kontroversi Garuda yang terbaru.

Tentunya masih ingat dengan gambar ini kan?

Masih ingat dalam ingatan saya, beberapa bulan yang lalu, atau mungkin hampir setahun yang lalu, muncul sebuah kontroversi dari sebuah perancang desain terkenal di luar negeri. Armani Exchange, dengan logonya AX memasukkan desain lambang Garuda dalam desain terbarunya. Tentunya, hal ini mendapat respon yang luar biasa dari msayarakat Indonesia. Ada yang berpendapat, pemakaian lambang garuda di luar negeri justru membuat kita bangga, karena artinya lambang itu dihargai. Tapi ada pula yang menganggap itu adalah sebuah pelecehan.

Saat ngobrol-ngobrol bareng temen, saya sempet nyeletuk sambil guyon

Lha, lambang garuda di pake Armani aja pake ribut, padahal kan timnas Indonesia juga pake kaos yang ada lambang garudanya, kok ga diributin?

Eh, ternyata berbulan-bulan dari celetukan saya itu akhirnya benar-benar terjadi. Seorang pengacara yang juga mengaku pecinta timnas, David Tobing, baru-baru ini menggugat timnas PSSI yang menggunakan lambang garuda di kaos Timnas sepakbola kita. Beritanya seh saya ga akan ulas, sepertinya sudah banyak artikel atau media yang menulis tentang ini. Kalau belum, mungkin baca berita ini saja.

Mungkin memang benar, hal itu melanggar hukum. Tapi, terlepas dari dunia hukum, mengingat saya bukan orang hukum, tentunya pasti ada dasar yang mendasari “para pendahulu” kita saat menggunakan lambang garuda di kaos timnas negara kita. Memang sih, setiap saya menonton pertandingan sepakbola antar negara, biasanya di World Cup, biasanya saya melihat lambang Persatuan Sepakbola-nya, misal negara Belanda memasang logo KNVB, Italia memasang FIGC-nya, Inggris memasang logo Three Lionnya, dan masih banyak lagi yang saya lupa*…

Karena saya bukan orang hukum, saya jadi pengen bertanya, “Apa sih salahnya lambang garuda dipasang di kaos timnas itu?”. Selama beberapa tahun tidak ada kontroversi, kenapa baru sekarang kontroversi seperti ini?. Menurut pendapat saya, selama negara Indonesia tidak dilecehkan, tidak dirugikan, sepertinya wajar-wajar saja. Kalau Chris John memakai lambang garuda di celananya, bagi saya seh sah-sah saja. Selama dia tidak membuang celana itu ke tanah, kemudian menginjaknya.

Kita tahu sendiri Indonesia akan melakoni babak semifinal Piala AFF Suzuki Cup melawan Filipina tanggal 16 dan 19 Desember 2010 besok. Saya rasa, timnas Indonesia akan selalu bangga, dengan atau tanpa lambang garuda di kaos mereka. Karena lambang garuda tidak tertempel pada kaos mereka, tapi di hati mereka. GARUDA DI DADAKU!!

Tetap semangat Timnas Indonesia. Kami rakyat Indonesia pasti mendukungmu…..

Siapa  sieh yang ngga tahu Tari Bali? Kalau hanya melihat dari pakaian dan gerakannya, biasanya orang bisa menebak sebuah tarian berasal dari Bali atau tidak. Pakaiannya yang khas, membuat saya bangga akan budaya daerah saya itu. Tidak bisa dipungkiri, tari Bali kini terkenal seantero dunia. Bahkan tidak jarang orang luar negeri alias bule ingin belajar tari Bali, ataupun belajar kesenian Bali lainnya.

Semenjak disahkannya UU pornografi dan pornoaksi oleh DPR, masyarakat Bali mulai resah. Pakaian yang terkadang memperlihatkan aurat, mungkin saja menjadi batu sandungan para penari Bali untuk bisa menunjukkan keahliannya. Untungnya, setahu saya, Gubernur Bali yaitu I Made Mangku Pastika jelas-jelas ikut mendukung untuk tidak disahkannya UU ini. Sebenarnya disini ada 2 hal penting yang masih mengganjal dalam pikiran saya :

  1. Sampai sebatas mana yang dinamakan pornografi dan pornoaksi itu?
  2. Sampai sebatas mana pula yang kita namakan aurat?

Pakaian tari Bali yang memperlihatkan bahu sampai lengan

continue reading…

Seandainya kamu diharuskan memilih salah satu, kamu bakal memilih apa?. Sahabat atau Pacar?. Sebuah pertanyaan yang pernah aku terima dari seseorang. Dalam pikiranku, aku selalu mengutamakan cintaku. Cinta adalah nomor satu. Begitu yang selalu terbayang dalam otakku. Selama aku bisa melakukannya sendiri, aku bakal lakukan sendiri. Entah apa yang merasuki diriku, semuanya begitu jelas, bahwa aku bisa melakukannya.

Tapi aku salah, aku memang belum mengerti arti dari sebuah persahabatan itu sendiri. Malam ini, semua kejadian seakan-akan menyadarkanku, semua terasa berarti. Persahabatan yang aku bina kini mulai retak. Semua ini karena kebodohanku. Malam ini terasa begitu sunyi. Sahabat, maafkan aku selama ini. Aku sadar, tanpa kalian, aku bukanlah apa-apa. Aku memang bukan seorang Ari Susena yang pantas kalian banggakan. Apa yang aku lakukan memang hal yang sangat bodoh. Aku egois.

Sahabat, mungkin kehilangan kalian hukuman terberat yang pantas untukku. Aku telah menghapus semua kenangan kita. Semua hal yang telah kita lakukan bersama. Keegoisanku tentang cinta telah membutakan mata hatiku. Sekarang aku benar-benar sadar akan arti sebuah persahabatan. Aku benci dengan kata menyesal. Benci sekali. Tapi apa daya, semua telah terjadi. Lewat tulisan ini aku hanya ingin mengucapkan sebuah kata klasik, yang mungkin bagik kalian tak pantas lagi aku ucapkan. Maaf. Aku minta maaf untuk sahabatku yang telah membuatku selalu tegar. Jujur, aku sadar, aku lebih sulit mengatakan sebuah kata “maaf” kepada seorang teman, daripada kepada pacar.

Tak terasa aku menitikkan air mataku. Keinginanku hanya satu. Aku hanya ingin kita kembali seperti dulu. Cerita bersama, kebut-kebutan bareng. Sebuah pengalaman yang mungkin tidak akan bisa aku nikmati lagi. Sebuah keceriaan yang entah apa bisa aku rasain lagi.

Sahabat, aku tidak tahu lagi harus berkata apa. Semua terserah kalian. Aku dan kamu kini sudah memiliki jalan yang berbeda. Dunia yang berbeda yang sudah membuatku berubah. Tetapi satu hal yang pasti, aku masih butuh kalian.

Tulisan ini aku dedikasikan untuk sahabat-sahabatku “Panca Pandawa”. Terutama untuk kalian, Ricky dan Deksa. Aku masih ingin mengulang kenangan-kenangan kita seperti dulu. Karena kalian memang berarti untukku.

Hampir tengah malam baru mencapai rumah, dengan tubuh yang agag susah bernapa karena kebanyakan menghirup asap kendaraan di jalan raya, hm… semoga tuhan memberkati aku besok…

Hari ini, Selasa, 9 Februari 2010 adalah hari pers nasional. Sudah sepantasnya kita ucapkan selamat kepada semua pihak yang terlibat dalam PERS nasional, yang telah memberikan banyak informasi, baik itu seputar nasional maupun internasional. Sebagaimana yang kita ketahui, PERS mempunyai peran dan fungsi yang sangat penting. Bayangkan seandainya PERS itu tidak ada, mungkin kemerdekaan Indonesia tidak akan bisa kita rasakan sekarang. Apa hubungannya dengan kemerdekaan Indonesia?. Jelas, tanpa PERS *yang dulu hanya ada radio kebanggaan Indonesia, RRI*, kemerdekaan Indonesia tak akan menyebar ke seluruh pelosok Indonesia. Peran penting PERS tidak hanya disitu saja. Sampai saat ini, peran PERS tidak akan bisa digantikan.

Sistem pemerintahan di Indonesia yang menganut demokrasi Pancasila, mengakibatkan mau tidak mau PERS harus lebih sering terlibat. Beda halnya semasa rezim Soeharto, PERS sepertinya tidak bisa berkutik. Kebebasan berbicara seperti dirampas. Tapi, keberadaan PERS memang sangat dirasakan, sampai akhirnya saat ini kebebasan berpendapat sangat diutamakan dalam negeri ini. Terlebih sebagai pengontrol pemerintahan bersama masyarakat.

Sebagaimana kita tahu, di tahun 2009-2010 ini banyak sekali permasalahan yang melanda negeri kita. Yang masih panas-panasnya adalah Kasus Bank Century. Disinilah peran PERS dibutuhkan. Semua orang menanti bagaimana ending dari kasus ini. Darimana? Ya dari PERS lagi. Pengungkapan tindak pidana maupun perdata yang berhasil di ungkap oleh Pers Nasional dari kasus dari kasus  seperti dibukanya hasil Penyadapan KPK kepada Anggodo, Kasus Pembunuhan Nasrudin Zulkarnain yang diduga melibatkan orang nomor 1 dalam tubuh KPK, Antasari Azhar, sebagai terdakwa dan diduga sebagai Otak pembunuhan (sekarang masih dalam proses), Kasus Ibu Prita, dan masih banyak sekali kasus-kasus pelanggaran hokum yang menunjukan betapa HUKUM di INDONESIA  terlebih saat beberapa waktu yang lalu terbongkarnya “ISTANA” dalam penjara Artalyta menambah BURUK betapa Bobroknya Hukum di Indonesia. Apalagi melihat Kasus Ibu Minah yang dihukum di penjara hanya karena mengambi 3 biji kakao , yang kalau dibeli paling seharga 2000 rupiah. Bandingkan dengan makelar-makelar kasus yang masih banyak berkeliaran di negeri kita.  Yang paling memprihatinkan adalah Kasus Ibu Prita yang harus membayar ratusan juta hanya karena kebebasan berpendapat.

Ada hal lain lagi yang bisa dijadikan prestasi PERS di Indonesia. Kini, dengan adanya PERS banyak orang telah orang telah terbuka mata hatinya untuk melihat penderitaan orang lain. Ambil saja contohnya, Kasus Ibu Prita, yang dikenal dengan gerakannya KOIN PEDULI PRITA, begitu pula dengan BILQIS, balita yang mengidap penyakit di mana saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal (Atresia Bilier), yang dikenal dengan KOIN CINTA BILQIS. Sebagai informasi, koin yang terkumpul sudah mencapai 1 milyar lebih. Masih banyak kasus-kasus memprihatinkan yang diangkat oleh PERS. Belum lagi facebooker yang banyak membuat gerakan-gerakan dalam bentuk Fan Page atau semacamnya.

Walaupun begitu, PERS tidak boleh cepat puas dengan semua prestasi itu. Banyak tantangan dan rintangan yang harus dihadapi PERS kedepannya. Tentunya tidak lepas dari dukungan dari masyarakat Indonesia itu sendiri. PERS harus berjuang untuk mempertahankan kebebasan berpendapat. Masih banyak BILQIS-BILQIS yang lain yang menunggu bantuan kita. Dan semoga tidak ada lagi PRITA yang lain di negeri ini, yang dihukum karena berpendapat.

Sekali lagi,  saya pribadi mengucapkan “SELAMAT HARI PERS NASIONAL 2010” SEMOGA PERS NASIONAL SELALU DAN SELALU TERUS BERJUANG UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI-INFORMASI YANG BERMANFAAT UNTUK MASYARAKAT DI SELURUH INDONESIA SEHINGGA BISA MEMBERIKAN INSPIRASI DAN MANFAAT UNTUK SEMUANYA.

Capek

Feb 6

Tumben hari ini bergadang ampe agak pagi, biasanya lewat tengah malam udah tepar lagi, mau bagaimana lagi, sepertinya memang ditakdirkan untuk mengerjakannya sampai mata terkantuk kantuk seperti ini, mana besok banyak hal yang menunggu. Tapi tak boleh menyerah, Berharap besok tuhan akan memberikan pencerahan secerah cerahnya kepada saya.

Cinta…

Cinta itu sangat misteri…

Kadang cinta itu bisa membuat bahagia… membuat kita penuh semangat dan gairah…

Membuat kita mampu menemukan impian dan harapan, membuat setiap menit dalam hidup menjadi begitu berharga dan membuat kita sangat kuat.

Tapi kadang cinta juga yang menghancurkan kita, menghilangkan mimpi-mimpi kita yang telah terajut dengan anggun dalam benak kita.

Cinta bisa membuat kita begitu lemah dan tak berdaya, membuat kita tak mampu tersenyum dan merasakan semangat hangatnya mentari.

 

Tapi itulah cinta, kita tidak akan tahu cinta yang bagaimana yang akan menghampiri kita. Kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi dalam cinta yang kita yakini. Apakah iya kan menjanjikan kebahagiaan atau akan menghadiahkan kesengsaraan??? Tapi sebagaimanapun itu, cinta itu akan tetap membuat warna dalam hidup kita.


Cinta, Apapun wujudnya ia akan selalu sama… Cinta ini bukan hanya cerita tentang aku dan kamu. bukan cerita cinta tentangku. Tapi ini adalah cerita cinta kita. Cinta yang datang ke hati setiap hati manusia dan cinta yang merubah manusia. Cerita cinta ini bukan hanya romance di film hollywood atau rengekan di mega Bollywood tapi lebih dari sekadar itu, cerita cinta adalah milik masyarakat dunia.

 

Cinta yang datang dalam hidupku juga begitu misteri, seperti halnya hati yang tidak memahami pikiran. Begitulah cinta memasuki kehidupan kita dalam dunia ini. Cinta bagiku bukan segalanya, tapi tanpa cinta segalanya tidak akan berarti. Apakah kamu percaya perasaan cinta itu bisa berubah? Mungkin kamu tidak akan percaya, tapi aku sangat percaya, cinta sejati itu adalah bagaimana kita menjaga dan mempertahankan cinta. Rasa yang harus kita ingat setiap saat kita bangun karena kita sangat tidak mau kehilangannya, begitulah cinta sejati. Cinta bukan tentang ketidakpercayaan dan kecemburuan, cinta bukan juga kemesraan dan hawa nafsu. Cinta juga bukan perbandingan, karena jika kita membandingkan maka kita tidak sedang mencintai tapi kita sedang memilih. Tapi selalu ada pilihan dalam cinta, pilihan apakah kita akan mempetahankan cinta itu atau membiarkan dia kandas begitu saja atau bahkan berusaha melupakannya. Cinta itu bukan kenangan, bukan juga ingatan. Cinta adalah sebuah rasa dan emosi. Jadi teringat sebuah lagu ” Bukannya aku takut kehilangan kamu tapi aku takut kehilangan cintamu”. Bener juga katanya Mulan, kita harus mempertahankan untuk tetap mempunyai perasaan terhadap seseorang yang bahkan sekalipun sering membuat kita sakit. Karena dia yang bisa membuat kita mencintainya bukan kita yang membuat dia mencintai kita.

 

Kedengarannya sangat picisan jika kita mulai berbicara tentang cinta. Tapi cinta itu akan selalu ada, cinta yang kadang kita berusaha untuk memungkirinya. Manusia bisa saja tidak beragama, Manusia bisa saja tidak berilmu, tapi setiap manusia mempunyai hati.Hati untuk mencintai. Setiap orang mempunyai cara mencintai yang berbeda-beda dan tidak setiap orang bisa memiliki cinta. Percayalah bahwa akan selalu ada cinta yang lebih indah saat kamu kehilangan cinta yang sangat indah. Dan walaupun kamu tidak percaya akan hal itu, berusahalah untuk percaya.  

 

  

Indonesia adalah negeri yang sangat kaya, maka dari itu Indonesia pantas dicintai , tidak oleh rakyatnya saja tapi juga dunia. Satu alasan mengapa Indonesia menjadi pantas untuk dicintai, karena bumi pertiwi kita ini selalu berusaha menanamkan nilai nilai adi luhungnya dan tanpa kita sadari mampu membuat rakyatnya berhasil mencipta rasa dan karsa menjadi sebuah keajaiban yang kita namakan budaya. Budaya yang beragam yang merupakan miniatur dunia dengan sebagian keunikannya. Jika kita berkeliling eropa maka kita akan dapat menemukan kekhasan masing-masing negara, namun jika kita berkeliling Indonesia maka kita mendapatkan kekhasan masing-masing daerah.

Ragam budaya Indonesia merupakan aset yang sangat berharga. Itu benar dan kedengaran sangat klise. Tapi itu yang saya rasakan. Mengapa kata-kata itu begitu mengendap di hati saya? Saya terlahir di pulau yang memiliki cita rasa budaya yang tinggi, sampai saya pergi merantau, saya masih merasa bahwa budaya daerah saya sama seperti permen di supermarket. Ada tapi biasa saja. Tetapi… pandangan itu sama sekali berubah ketika saya menginjakkan kaki di negeri orang, mereka sangat menghargai budaya daerah saya, sangat mengagungkan dan mencintai. Pada saat itu saya bertanya pada diri saya, apakah saya harus merasa banggaa atau harus mengasihani diri sendiri? Seharusnya saya mencintai apa yang saya miliki, tapi saya malah tidak menyadari bahwa apa yang saya miliki sangat berharga sehingga sangat dicintai orang lain.

Sejak saat itu saya berjanji pada diri saya untuk mencintai budaya saya, budaya daerah dan yang pasti budaya nasional. Saya sangat ingin menyadarkan semua anak bangsa bahwa budaya adalah aset bangsa yang tidak ternilai harganya. Tapi sayang, semua itu tidak mudah, kurang beruntung saya karena bersekolah di tempat yang minim sarana untuk mengakomodasi pelestarian budaya terutama seni tari.

Saya ingin mengajak teman-teman saya untuk melestarikan budaya menari, tapi itu bukanlah sesuatu yang mudah. Sangat sulit untuk memulai, sangat sulit untuk bisa mendapatkan sponsor, sangat sulit untuk membuat sebagian orang mau meluangkan waktunya untuk  menggerakkan badan dalam sebuah alunan musik.

Kemaren, Sabtu 5 Desember 2009 adalah sebuah awal, awal yang indah untuk memulai sesuatu yang jauh lebih Indah. dan perjuangan kami untuk melestarikan budaya tidak akan pudar sampai disini.

*Spesial thank 4 : semua teman yang mau berpartisipasi tanpa kontraprestasi… luph u ALL

Hampir 2 bulan lagi seluruh rakyat alias warga negara Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi 5 tahunan alias Pemilu (Pemilihan Umum, red), tepatnya 9 April 2009. Saat itu rakyat Indonesia akan memilih wakil mereka yang akan duduk di kursi legislatif. Yah..sebenarnya itu info minimal yang mesti diketahui oleh masyarakat awam.

So..sudah jadi trend di Indonesia untuk melakukan kampanye, baik itu lewat media elektronik, surat kabar, atau apalah yang bisa membuat partai atau calon wakil rakyat dikenal oleh rakyat. Banyak pula partai-partai yang mengembar-gemborkan prestasi mereka selama ini. Sebelumnya, gw mohon maaf, ngga ada sedikit pun untuk mengintimidsasi atau menghina satu partai, tapi lebih baik kita sebagai rakyat, kenali lebih baik lagi apa yang akan kita pilih, gw rasa rakyat juga uda pinter untuk menentukan mana yang pantes, mana yang baik, mana yang bisa memperjuangkan nasib bangsa Indonesia yang kita cintai ini..

Beberapa hari yang lalu, gw nonton tv, banyak dan terlalu banyak iklan2 partai yang uda “nangkring” tiap iklan. Untungnya KPU juga uda mule meluncurkan iklannya tentang gimana caranya memilih dengan cara mencontreng.

Mencontreng?? Ya..memang itulah perubahan yang dilakukan untuk Pemilu kali ini.  Ga ada lagi yang namanya “nyoblos”, tapi sekarang uda make sistem baru lagi, dengan memberikan coretan pada kertas surat suara.

Gampang atau sulit? Itu pula yang jadi pemikiran gw selama ini. Kalo kita pikir, gampang banget klo kita cuman memberikan satu coretan kita (baca : suara). Tapi, yang jadi pemikiran gw, apa cara seperti ini sudah dikenal semua pihak, seluruh warga negara Indonesia, dari Sabang sampai Merauke???  Bayangin aja, gw aja yang sering nonton berita, baru tw sekitar bulan  Oktober 2008 (tepatnya pas PEMIRA di kampus gw), itu karena Pemira di kampus gw juga make sistem “contreng”. Gimana kalo ga ada Pemira y? mungkin aja gw baru tw sekarang.

Gimana dengan Anda? sudah mengerti tentang sistem “mencontreng” ini?. Hal-hal yang gimana yang bisa ngbuat surat suara jadi tidak sah?. kalo ini tidak segera diketahui oleh rakyat pedalaman, bahkan yang ga bisa dapet info tentang Pemilu, bisa saja mereka bahkan asal dalam memilih. Bahkan tidak menutup kemungkinan, cara seperti ini akan membuat surat suar yang tidak sah mencapai 20 %. Tentu hal yang kaya gini ngga ada yang mau.